Saran untuk melintasi jembatan ramai

Pertama-tama kita lihat peraturan yang berlaku di setiap negara. Setahu saya di negara-negara eropa maupun di asia khusus nya jepang dan singapura memberlakukan sebuah aturan dimana setiap kendaraan diwajibkan berhenti ketika melihat orang akan menyeberang di zebra cross jika tidak berhenti akan dikenai denda.  Akan tetapi ketika orang tersebut menyeberang tidak pada zebra cross akan dikenai denda pula. Kita harus mempertimbangkan seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk memberikan kenyamanan bagi penyeberang jalan dan seberapa besar manfaatnya. Untuk menyeberang sebuah jembatan kita melihat terlebih dahulu ukuran dari lebar jembatan dan tingkat keramaian dari suatu jalan. Ada baiknya diberi lampu lalu lintas pada kedua  muka jembatan atau minimal diberi tanda zebra cross. Ketika lampu lalintas dan zebra cross sudah tidak dapat mengatasinya maka dibangun jembatan penyeberangan di salah satu sisi jembatan. Jika tidak memungkinkan jembatan penyeberangan diatas maka ada baiknya dibangun jembatan penyeberangan bawah tanah. Dengan demikian para pelancong maupun orang tua yang membawa anak dapat menyeberang dengan tenang. Jika dipandang dari penggunaannya maka ada baiknya setiap sisi dari jembatan diberikan jalan khusus untuk pejalan kaki dimana lebar dari jalan tersebut masing-masing sebesar 1,25m.  dengan demikian orang dapat melewati jembatan dengan tenang khususnya para penyandang cacat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: